Yup....balik lagi bersama aku, saling berbagi cerita tentang masa -masa yang menegangkan . Kali ini kita balik dulu satu langkah sebelum praPPSM yaitu masa - masa berburu kampus sampai akhirnya aku dinyatakan berhasil masuk di POLTEKKES.
Oke langsung aja!
Beberapa kali tes yang pernah kujajaki yaitu:
1.UNESA : PMDK - Pendidikan Matematika ( Gatot , lha wong ora sinau blas lagian wawancarane angel )
2.UNAIR : PMDK - Fakultas kesehatan Masyarakat ( Gatot , sama aja. Dari sini aku mulai putus asa )
3.POLTEKKES : PDMP- KesLing ( walau tanpa ujian tetep aja gagal , semakin putus asa )
SNMPTN : FKM - UNAIR
Pnd SAINS - UNESA ( dengan dibekali bimbingan primagama tetap aja aku masih gagal , walupun demikian aku sudah tenang karena aku sudah dinyatakan lulus POLTEKKES)
4.POLTEKKES : Analis Kesehatan
Kesling
5.AKademi Gizi
Akhirnya aku diterima juga di Analis Kesehatan .Aduh ! rasanya aku tidak percaya bakal diterima disini karena sewaktu aku mengerjakannya ,aku benar - benar frustasi dan banyak sekali jawaban yang kujawab asal ( tidak ada pengurangan nilai ).
Karena aku kira tidak diterima di Analis, maka saat pengumuman pun aku tidak langsung melahat hasilnya justru malah pergi mendaftar ke Akademi Gizi di jalan Bendul Merisi .
Berbekal informasi yang aku dapat dari FB Akzi yang menyatakan disana tidak diberi ketentuan mengenai tinggi badan dengan PDnya aku langsung mendaftar . Setelah itu aku diberi form yang harus diisi dan diberi materai dari sini aku dianjurkan untuk mengisi di rumah . Disana aku melihat terdapat selebaran akzi dan ak minta selebaran itu. Selanjutnya aku diajak bapakku untuk mencari persyaratan yang belum terpenuhi. Di tengah jalan aku membuka selebaran itu dan ternyata disana terdapat ketentuan tentang tinggi badan min 150 cm ( syarat yang paling aku benci). Badanku langsung gemetar takut dan campur - campur jadi satu.
Iuh ... tapi bapakku tetap dengan santainya menjawab " isi aja minimal 150 cm bereskan ". Eem tapikan aku bukan tipe orang pembohong , karena aku tidak dapat berbuat apa-apa ya akhirnya kulakukan saja.
Setelah sampai rumah ,wajahku kusut seperti pakaian yang ditekuk - tekuk . Aku tidak percaya akan berhasil jika hal yang kulakukan itu tidak jujur. Dikamar aku menangis dan bercerita pada sahabatku , dia berusaha untuk menenangkan aku. Rasanya Hatiku ini sudah tidak kuasa lagi menerima yang namanya menolakan, belum lagi hari itu pun aku masih harus mempersiapkan diri untuk menerima penolakan dari POLTEKKES.
Sore harinya aku dipaksa oleh ibuku untuk segera melihat hasil pengumuman poltekkes. Dengan badan lemah lesu muka ditekuk. Aku pun terpaksa pergi ke warnet . Dan Akhirna dalam monitor aku dinyatakan LULUS sementara sebagai calon mahasiswa. Suatu hal yang sangat menggembirakan yang tidak pernah kusangka - sangka. Aku tidak pernah mengira bisa lolos ,karena sahabatku yang ikut mendaftar bersama ternyata tidak lulus.
Kegelisahanku masih belum berhenti sampai disini karena masih ada tes Kesehatan dan buta warna . Namun karena doa Kedua Orang tuaku dan orang - orang yang menyanyangiku ,akhirnya aku dinyatakan "LULUS".
Wednesday, August 4, 2010
Kisah Haru -Biru Berburu Kampus
Posted in Masa Kuliah,pengalaman hidup |
6:52 PM | by obituari kehidupan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment